Medan, beritaonlinesumut— Industri musik tanah air kembali diramaikan oleh karya terbaru dari musisi berbakat berdarah Nias, Brian Harefa. Ia resmi merilis single berjudul “He Tano Niha” (27 April 2026), sebuah lagu pop yang menghadirkan warna berbeda melalui perpaduan aransemen yang kaya, dinamis, dan berbalut nuansa semi jazz yang khas.

Brian Harefa bersama Mohaga Voice

Lagu ini tidak sekadar menghadirkan melodi yang enak didengar, tetapi juga membawa pendengar larut dalam suasana hangat dan eksotis, seolah berada di pesisir pantai Pulau Nias. Karakter musik yang ramai namun tetap harmonis menjadi kekuatan utama dalam karya ini, mencerminkan identitas budaya sekaligus eksplorasi musikal yang matang.

“He Tano Niha” menjadi representasi kuat dari musical sense Brian yang dikenal detail dan penuh rasa. Perpaduan elemen pop modern dengan sentuhan jazz ringan menciptakan pengalaman mendengar yang unik, berbeda dari arus utama musik pop saat ini.

Brian Harefa sendiri bukan nama baru di dunia musik. Ia dikenal sebagai komposer dari Shine Orkestra, salah satu kelompok orkestra ternama di Kota Medan. Selain aktif sebagai musisi, ia juga memiliki latar belakang akademis yang kuat. Brian pernah mengajar di Universitas Sumatera Utara serta Universitas HKBP Nommensen Medan, menunjukkan kiprahnya tidak hanya di panggung tetapi juga di dunia pendidikan.

Kecintaannya terhadap musik sudah tumbuh sejak usia dini. Piano dan saxophone menjadi dua instrumen yang paling melekat dalam perjalanan musikalnya, membentuk karakter khas dalam setiap karya yang ia hasilkan.

Tak hanya berkarya di dalam negeri, pengalaman Brian juga telah menembus panggung internasional. Ia pernah tampil di berbagai event di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Thailand, Hong Kong, hingga Singapura. Pengalaman global tersebut turut memperkaya perspektif musiknya, yang kini terasa dalam setiap detail aransemen “He Tano Niha”.

Dengan dirilisnya lagu ini, Brian Harefa tidak hanya memperkenalkan karya baru, tetapi juga membawa semangat budaya Nias ke dalam kemasan musik modern yang lebih luas jangkauannya. “He Tano Niha” menjadi bukti bahwa musik daerah dapat diangkat dengan pendekatan kontemporer tanpa kehilangan identitasnya.

Lagu ini diharapkan dapat diterima oleh berbagai kalangan, baik penikmat musik pop maupun mereka yang mengapresiasi sentuhan jazz dalam sebuah karya.

Kini, “He Tano Niha” telah tersedia di berbagai platform musik digital dan siap menemani pendengar dalam suasana santai, hangat, dan penuh nuansa pantai khas Nias.

Leave a comment